Subscribe to our RSS Feeds
Selamat Datang di Blog Sederhana ini. Jika ingin mengetahui apa saja yang sudah ada di Blog ini bisa melihat: DAFTAR ISI Diharapkan Pengunjung bisa memberikan masukan untuk blog ini.

Chapter 1-The Begining of All

0 Comments »
Suatu hari, aku dan Pamanku diajak ke Pulau Baja oleh seorang pelaut di kota kami. Setibanya di Pulau Baja, Aku melihat seseorang masuk ke dalam gua. ''Paman, apakah paman yakin hanya kita di sini?'' tanyaku. ''Tentu, ini adalah pulau terpencil. Siapa yang mau datang ke sini?'' jawab paman. ''Baiklah, aku percaya itu.'' Aku dan Pamanku pun mulai memasuki gua. ''Berha ti-hatilah dengan elevator itu, itu bisa rusak kapanpun.'' Paman mengingatkan,
''GRAKKKK'' terdengar suara aneh. ''TOLOOOONGGGG!!!!''. Teriakku, rupanya saat Pamanku mulai berkata, tanpa sengaja aku sudah menginjak elevator itu.

''Oh, sial! sepertinya Aku jatuh terlalu jauh!'' gumamku. ''Sekarang, apa yang harus Aku lakukan? Diam disini menunggu dimakan seekor Pokemon? Aku harus mencari paman.'' Aku pun mulai berjalan. Setelah
beberapa lama akhirnya aku melihat cahaya, ''Pasti itu pintu keluar!''. Aku segera berlari menghampiri pintu itu. ''Oh, sial! Ini memang bukan hariku!'' Gumamku sambil jengkel, ada 3 Batu besar menghalangi jalan. Dengan jengkel aku menendang 3 Batu itu. Tiba-tiba, 3 batu itu bergerak, aku berpikir mungkin memang waktunya aku sedikit beruntung. Namun, dugaanku salah besar, ternyata itu adalah 3 ekor Graveller liar. Sepertinya mereka sangat marah padaku, aku harus lari. Yang kutahu mereka adalah pokemon yang lambat, jadi aku langsung berlari saja. ''Huft,sepertinya aku sudah cukup jauh dari mereka.'' ''Grudak-grudak-grudak!!!'' aku mendengar suara aneh dari belakang. Sial, itu adalah jurus Rock Blast milik mereka. Aku berpikir mungkin ini akhir dari hidupku.

Saat aku akan selamat karena menemukan celah diantara batu-batu itu, aku melihat 3 graveler itu di belakang batu-batu itu. Akupun memejamkan mata untuk tidak melihat apa yang terjadi padaku. ''Lu
cario, Aura Sphere!''
terdengar teriakan seorang laki-laki. Mulai kubuka mataku, terlihat seseorang berbaju biru, bercelana hitam dan memakai topi biru yang keren. Dia bersama dengan seekor Lucario yang baru saja menghancurkan Rock Blast milik Graveler itu. ''Sekarang, Lucario gunakan Flash Cannon !''. Aku melihat pertempuran sengit itu, para Graveler masih bisa membalas beberapa serangan. ''Hei nak, kau mengerti kan bagaimana menggunakan pokemon?'' Laki-laki itu bicara padaku.


''Aku tidak terlalu pandai.'' jawabku,''Tak apa, gunakanlah pokemon ini!'' Ia melemparkan sebuah Bola, ada perasaan bersemangat saat aku memegang bola itu. ''Cepat, keluarkan Pokemon dari Pokeball itu!'', Akupun memencet tombol yang ada di tengah pokeball itu, sebuah sinar muncul, dalam sekejap saja berdiri seekor pokemon yang mirip dengan Lucario, setahuku ia adalah Riolu. ''Sekarang kita kalahkan mereka!''.

Aku sangat bersemangat, namun aku belum tahu siapa laki-laki itu, gua yang gelap membuatku tidak bisa melihat wajahnya. ''Suruh Riolu gunakan Force Palm !'' akupun menurutinya. ''Lucario, Aura sphere !''. ''Riolu, Force Palm !'' karena serangan kami, semua Graveler tumbang. ''Terima kasih, kau telah menolongku.'' ucapku, ''Sama-sama, tapi aku harus pergi sekarang!'' Dia melemparkan Pokeball, dan keluarlah seekor Abra. ''Abra, Teleport !'' sebuah sinar menyelimuti mereka. ''Tunggu! Bagaimana dengan Riolu ini? Siapa Namamu?'' aku menanyakan 2 hal secara spontan. Namun, terlambat, mereka telah pergi, ada secarik kertas di lantai gua. Aku segera mengambilnya. Rupanya sebuah surat.

Kepada Az
Aku Laki-Laki yang baru saja menolongmu, kau tak usah bertanya siapa aku dan dari mana aku tahu namamu. Aku memang sengaja meninggalkan Riolu untuk menjadi Pokemon pertamamu, karena kau berbakat menjadi seorang trainer, lagi pula kau akan aman jika memiliki Pokemon sendiri.

Salam

Aku

''Surat yang cukup aneh, tapi sepertinya aku dan Riolu akan menjadi teman yang baik, Iya kan Riolu?''Aku menoleh pada Riolu, rupanya Riolu juga menoleh kepadaku dan tersnyum. ''Baiklah, setelah ini aku akan menjadi seorang Trainer yang hebat!'' Ucapku dengan penuh semangat dan keyakinan.


0 Responses to "Chapter 1-The Begining of All"

Posting Komentar